Latar Belakang Studi Kasus
Kesehatan Tanah

Pemulihan Tanah Kritis di Lahan Sawah Sragen

Tantangan

Lahan sawah di Sragen mengalami pemadatan dan penurunan kesuburan akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan selama bertahun-tahun. Akibatnya, pertumbuhan padi tidak merata dan anakan produktif sedikit.

Solusi Triagro

Aplikasi pembenah tanah Topup Soil sebanyak 500 kg/ha saat pengolahan lahan. Topup Soil bekerja untuk memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aerasi, dan mengaktifkan kembali mikroorganisme tanah yang bermanfaat.

Hasil yang Dicapai

+40%

Anakan Produktif

Peningkatan jumlah anakan padi produktif per rumpun.

Lebih Gembur

Struktur Tanah

Tanah menjadi lebih gembur dan mudah diolah.

Tantangan Tanah Keras

Tanah yang padat menghambat perkembangan akar padi, sehingga penyerapan nutrisi dan air menjadi tidak efisien. Ini menyebabkan tanaman kerdil dan rentan terhadap serangan stres kekeringan. Kandungan bahan organik tanah yang rendah juga membuat efektivitas pupuk kimia menurun.

Peran Topup Soil

Topup Soil, dengan kandungan bahan organik tinggi dan mikroba dekomposer, secara bertahap mengurai sisa-sisa pupuk kimia di tanah dan membentuk agregat tanah yang stabil. Ini menciptakan lingkungan perakaran yang ideal bagi padi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.